SUMSELNEWS: SOROT
Diberdayakan oleh Blogger.

BERITA TERBARU

Tampilkan postingan dengan label SOROT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SOROT. Tampilkan semua postingan

Wakil Gubernur Sumsel Ishak Mekki Resmikan Pasar Bedug Palembang

Memasuki bulan suci Ramadhan 1435 H, Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Wagub Sumsel) meresmikan pembukaan pasar Bedug Ramadhan 1435 se-Kota Palembang yang diselenggarakan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Sumsel, Sabtu (28/06) dipusatkan di Masjid Jami' Adha Jalan Sapta Marga, Kecamatan Kalidoni.

Pembukaan pasar di halaman masjid tersebut ditandai dengan pemukulan beduk. Pada waktu yang sama, Wagub Ishak Mekki juga meresmikan menara Masjid Jami' Adha.

“Keberadaan pasar bedug yang menjual sajian makanan hidangan berbuka puasa dapat membantu masyarakat terhadap pemenuhan menu keperluan makanan. Ini terlihat aneka sajian menu yang dijual oleh pedagang beraneka ragam,” kata Wagub.

Menurut Ishak Mekki, Pemerintah Provinsi Sumsel sangat  menyambut baik keberadaan pasar bedug yang diadakan Baznas Provinsi Sumsel ini, meski sifatnya musiman, namun menyemarakkan bagi umat muslim dalam menjalankan ibadah puasa. “Mudah-mudahan dengan pasar bedug ini juga dapat membantu dalam meningkatkan perekonomian masyarakat,” katanya.

Ketua Baznas Provinsi Sumsel Aflatun Muchtar mengatakan, “Kegiatan pasar bedug untuk mengajak masyarakat menyambut dengan suka cita datangnya bulan Ramadhan. Baznas Provinsi Sumsel telah melaksanakan pasar bedug di 10 masjid yang ada di Kota Palembang, secara keseluruhan pasar bedug ini akan dimulai pada awal puasa Ramadhan.”

Pada kesempatan itu dilakukan penyerahan secara simbolis pinjaman modal usaha kepada pedagang pasar bedug Ramadhan. Bantuan modal ini sebesar Rp500.000 yangakan digunakan untuk modal bagi para pedagang.

Setelah pasar bedug berakhir, para pedagang harus mengembalikan modal usaha yang diberikan sebesar Rp400.000  melalui pengurus masjid yang nantinya akan kembali diserahkan kepada Baznas Provinsi Sumsel.

Palcomtech Gelar Acara Student Party

Setiap tahun Palcomtech menggelar Student Party. Namun, Student Party 2014 kali ini berbeda dibandingkan tahun sebelumnya dengan adanya workshop fotografi. Pada kesempatan tersebut peserta yang berasal dari kalangan mahasiswa dan masyarakat luas bisa belajar fotografi langsung bersama Maestro Fotografi Indonesia Darwis Triyadi.

“Siapa yang tidak mengenal nama besar dari dunia fotografi Indonesia yakni Darwis Triyadi. Orang terkenal yang hebat dan jago mengenai fotografi. Jadi mereka berkesempatan untuk belajar langsung tentang fotografi. Kemudian uniknya lagi ini pertama kalinya kita mengadakan seminar dan workshop secara terbuka di mall,” ujar Owner Palcomtech Hendri, di sela-sela Student Party 2014, di Palembang Indah Mal (PIM), Sabtu (29/3).

Menurut Hendri, Student Party ke-9 ini sudah menjadi program tahunan sejak pertama kali diadakan pada 2005 lalu dan setiap tahunnya mengusung tema yang berbeda, seperti tahun ini bertemakan ‘Art Attack Music, Photography and Design Festival’. Pasalnya, pihaknya terus berupaya memberikan kegiatan yang memiliki nilai edukasi, seni maupun olahraga.

Ditambahkan dia, kegiatan yang diadakan selama tiga hari (29-31 Maret) diikuti penampilan band dari kalangan anak muda Kota Palembang dan luar Kota Palembang seperti Prabumulih dan Pagaralam. Selain itu, ada juga Parade Putih Abu-Abu penampilan dari sejumlah SMA di Kota Palembang baik negeri maupun swasta.

“Mereka ini menampilkan bakat dan keterampilannya melalui paduan suara, modern dance, traditional dance dan teater. Tidak ketinggalan juga ada penampilan dari anak TK dan SD. Kita melibatkan dari anak-anak hingga remaja ini sekaligus mengenalkan dunia IT (Informasi Teknologi-red) kepada masyarakat luas,” jelasnya.

Sementara itu, Maestro Fotografi Indonesia Darwis Triyadi yang menjadi nara sumber workshop fotografi mengatakan, belajar fotografi itu unik. Apalagi yang namanya foto sudah menjadi kebutuhan yang mutlak, sudah menjadi life style. Pasalnya, peralatan komunikasi atau gadget pasti akan ada kamera yang bagus, namun jika tidak memahaminya itu akan percuma saja.

“Di sini kita belajar memahami itu yg penting. Kalau bicara fotografi berarti bicara cahaya, harus benar-benar memahami arti cahaya. Nah, memahami cahaya berarti bicara tentang bagaimana pendalaman kita tentang mencoba cahaya itu sendiri, melihat cahaya, mata kita sebuah aset dari tuhan yang mampu melihat cahaya yang sebenar-benarnya,” urainya.

Ketika sudah melihat cahaya, merasakan cahaya. Setelah selesai dengan masalah cahaya, baru lakukan memotret. Apapun obyeknya di bungkus dengan satu nilai rasa. Selain itu juga dituntut menguasai alat yang digunakan.

“Maksudnya kalau bicara foto dalam ruangan berarti ya harus diperhatikan ketika kita memakai artificial light dan jangan lupa bicara cahaya berarti mengikuti acuan matahari, sinar matahari datang dari satu arah. Jadi usahakan tidak ada 2 cahaya tertumpuk pada satu arah, apalagi kalau lebih dari itu, karena matahari kan satu bukan tujuh,” pungkasnya.

3 Ruko di KM 12 Palembang Terbakar

Sebuah ruko yang terletak dipinggir jalan tepatnya di KM12 terbakar hingga kini tim pemadam kebakaran sedang berupaya memadamkan kobaran api yang membakar tiga ruko yang menjual perabotan rumah tangga tersebut.
Seluruh mobil pemadam milik dinas Pemadaman dan Penanggulangan Bencana Kota Palembang dikerahkan untuk melakukan pemadaman.
Hingga berita ini diturunkan warga masih ramai melihat proses pemadaman yang dilakukan petugas pemadam kebakaran terhadap tiga ruko yang terbakar. Asap hitam terus mengebul dari ruko yang terbakar dan hawa panas juga terasa dari api yang membakar ruko ini.

Antisipasi Demo Kenaikan BBM, Polisi Siaga di Bundaran Air mancur

Puluhan polisi dari Polresta Palembang telah bersiaga di sekitaran Bundaran Air Mancur (BAM) Palembang  Senin Pagi, (17/6/2013). Polisi mengantisipasi Aliansi Mahasiswa Sumatera Selatan yang rencananya akan menggelar aksi menolak kenaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

Tidak hanya di Palembang, hal serupa terjadi di beberapa kota lainnya menolak kenaikan BBM dalam waktu dekat.

Aksi Demo rencananya di mulai dari Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) Palembang, lalu dilakukan aksi jalan kaki menuju Kantor Gubernur dan DPRD Sumsel. Edit/sumselku.com

Keenam kalinya, OKI Raih Piala Adipura

Kabupaten OKI kembali memperoleh penghargaan Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup RI untuk keenam kalinya. Piala Adipura Tahun 2013 ini diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup Prof. Dr. Balthasar Kambuaya, MBA dan diterima  oleh Wakil Bupati OKI, H. Engga Dewata Zainal, S. Sos pada Malam Anugerah Lingkungan di Hotel Bidakara, Jakarta Senin, (10/6/13) malam.  

Piala Adipura adalah bentuk apresiasi pemerintah pusat kepada Pemerintah daerah di Indonesia yang berhasil dalam kebersihan serta pengelolaan lingkungan perkotaan Dibawah kepemimpinan H. Ishak Mekki, Kabupaten OKI telah menerima Piala Adipura sebanyak enam kali. Empat kali diantaranya secara berturut-turut, yakni tahun 2007, 2008, 2009 dan 2010. Tahun 2011 Kayuagung sebagai kota kecil terbesih sempat gagal meraih Adipura. Tahun 2012 Piala Adipura kembali dapat diraih dengan predikat Kota Kecil terbersih di Sumatera dan peringkat tiga secara nasional. Tahun 2013 ini Piala Adipura kembali dapat diraih.

Wakil Bupati OKI, H. Engga Dewata Zainal, S. Sos mengatakan, Adipura yang ke enam ini merupakan komitmen yang kuat antar Pemerintah Daerah bersama Masyarakat Kabupaten OKIdalam menjaga kebersihan lingkungan, penataan lingkungan, pelestarian pohon dan perilaku hidup sehat dan bersih yang selama ini telah di jaga dengan baik.

“Adipura ini merupakan buah hasil dari kerja keras seluruh masyrakat bersama-sama Pemerintah Daerah dalam menjaga lingkungan, khususnya petugas kebersihan” Ungkap Engga.
Engga berharap upaya menjaga kebersihan lingkungan, pelestarian pohon serta tanaman hijau bukan semata-mata hanya untuk mengejar piala adipura, tetapi hendaknya menjadi hoby dan kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Jelasnya.

Terpisah Bupati OKI, H. Ishak Mekki mengucapkan terimakasih kepada masyarakat OKI yang terus berpartisifasi dan bekerja keras menjaga kebersihan dan pelestarian lingkungan. Ishak juga berharap kedepan pelestarian lingkungan agar terus diperhatikan “Sukses meraih Piala Adipura yang ke enam kalinya ini, adalah buah dari kesadaran masyrakat untuk hidup bersih. Semoga Piala Adipura yang ke-6 ini  memotivasi kita untuk lebih giat dan serius memperhatikan lingkungan” kata Ishak.

Desa Lebak Semontor Tak Lama Lagi Dialiri Listik dan Perbaikan Jalan

Salah satu desa di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Semontor Kecamatan Jejawi tidak lama lagi akan dialiri Listrik, kabar ini di sambut gembira oleh masyarakat setempat, terlihat beberapa tiang Listrik sudah terpasang disepanjang jalan dari desa Pedu hingga ke Lebak Semontor, pekerjaan sudah masuk tahap pemasangan Kabel dan Instalasi Gardu Listik.

Menurut pantauan Sumselku.com hingga (Selasa, 11/06/2013) kurang lebih jalan sepanjang 3 kilometer sudah terpasang tiang beton, kabarnya Pemasangan dan Instalasi akan selesai Juli Mendatang.

Salah satu Penduduk yang kami mintai keterangan mengatakan sangat berterima kasih kepada pemerintah untuk berupaya memberikan jalur PLN sehingga akan memberikan warga dampak yang positif dan bermanfaat untuk warga.

"Alhamdulillah nian kalo sekarang sudah nak masuk listrik, selamo ini kito masih pake mesin diesel bae yang minyaknyo melonjak naik terus, sekali lagi mokaseh untuk pemerintahan Kabupaten OKI" ungkap Rusli Kadus Lebak Semontor.

Selain itu terlihat perbaikan jalan Lebak Semontor sudah memasuki tahap pengecoran.

Jalan Sungai Angit Butuh Perbaikan

Ironis, di tengah gencarnya Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Bumi Serasan Sekate ini, kerusakan masih

saja terjadi. Seperti, jalan di Desa Toman menuju Desa Sungai Angit Kecamatan Babat Toman.
Saat ini kondisinya sangat parah. Hampir semua ruas jalan dipenuhi lubang dan kedalamannya mencapai 50 sentimeter. “Akibatnya, sangat mengganggu aktivitas perekonomian warga setempat,” ujar Badiah, salah seorang warga Sungai Angit, kemarin (9/6).

Junaidi (45), warga lainnya, mengatakan jalan tersebut baru diperbaiki  sekitar tahun 2011 lalu. Namun baru tiga bulan selesai dikerjakan, aspal jalan telah hancur. Mungkin menurutnya,  kualitas aspal kurang bagus hingga cepat rusak. “Sekarang tidak ada lagi tanda-tanda bahwa jalan ini pernah diaspal. Pasalnya, aspalnya sudah tidak ada lagi terkikis yang ada hanya tanah berlubang dan berlumpur saat hujan,” tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan Rudi (15). Menurut pelajar ini, jalan rusak ini sering menimbulkan kecelakaan motor terutama pelajar sekolah yang tiap harinya melintas di jalan Toman Sungai Angit ini.  “Musim kemarau jalan ini berdebu dan musim penghujan jalan licin berlumpur sehingga sering terjebak dilubang yang berlumpur," tukasnya.

Terpisah, Kepala Dinas PU Bina Marga (BM), Suhaimi, melalui, Kabid Operasional dan Pengujian, mengatakan, pihaknya akan memperbaiki kondisi jalan Sungai Angit yang rusak parah tersebut. “Untuk perbaikan jalan ini akan dilakukan secara bertahap. Perbaikan akan dilakukan dengan cara dicor beton dan menelan dana sekitar Rp2,5 miliar,” pungkasnya. sumeks.co.id
 
Home | Profile | Contact Us | Advertise | Join Us
Desain website dikutip.com
All Right Reserved - www.dikutip.com ( Semua Ada Disini )
Group 2010 - 2013 ©
Copyright © 2012 Media Nusantara Group - All rights reserved